AFPI 'Pede' Salurkan Pinjaman Hingga Rp48 Triliun Tahun Ini

Ketua Harian AFPI Kuseryansyah menyatakan perkiraan itu melebihi target penyaluran pinjaman online yang semula ditetapkan hanya Rp40 triliun. Ia cukup percaya diri dana yang digelontorkan bisa lebih dari target lantaran tingginya permintaan dari masyarakat.
Terlebih, realisasi penyaluran Januari sampai Agustus 2019 sudah mendekati target, yakni Rp32 triliun. Ini artinya butuh Rp8 triliun lagi untuk mencapai target awal Rp40 triliun dalam waktu empat bulan.
"Itu kan data Agustus 2019, masih ada September, Oktober, November, dan Desember 2019. Bisa melebihi lah," ungkap Kuseryansyah, Selasa (8/10). Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), akumulasi penyaluran pembiayaan perusahaan fintech P2P lending sejak 2016 hingga Agustus 2019 sebesar Rp54,7 triliun. Angka itu naik 141,39 persen dari posisi 2018 yang sebesar Rp22,66 triliun.
Ia menyebut mayoritas pendanaan diberikan untuk sektor produktif dengan maksimal dana Rp2 miliar per nasabah. Namun, ia tak merinci jumlah yang disalurkan untuk sektor produktif dan konsumtif dari total pembiayaan Agustus 2019.
Sementara, dari sisi penyelenggara, sebanyak 60 persen perusahaan menyalurkan pembiayaan untuk sektor produktif. Sementara, sisanya memberikan pembiayaan ke sektor konsumtif.
"Mungkin bisa dikatakan 55 persen atau maksimal 60 persen itu produktif," kata dia.
[Gambas:Video CNN]
Mengacu data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) per 7 Agustus 2019, total fintech terdaftar dan berizin sebanyak 127 perusahaan. Rinciannya, sebanyak tujuh perusahaan berstatus berizin dan 120 perusahaan baru terdaftar.
Menurut Kuseryansyah, OJK sedang mendorong agar setidaknya bisa menyalurkan pembiayaan ke sektor produktif sebesar 20 persen dari masing-masing perusahaan fintech p2p lending. Dengan kata lain, perusahaan yang masih fokus pada penyaluran konsumtif diharapkan bergerak ke produktif.
"Artinya P2P lending desainnya diarahkan untuk mendukung inklusi keuangan, misalnya bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), jadi produktif," pungkasnya.
(aud/sfr)Halaman Selanjutnya >>>>
Bagikan Berita Ini
KABAR BAIK!!!
ReplyDeleteNama saya Lady Mia, saya ingin menggunakan media ini untuk mengingatkan semua pencari pinjaman agar sangat berhati-hati, karena ada penipuan di mana-mana, mereka akan mengirim dokumen perjanjian palsu kepada Anda dan mereka akan mengatakan tidak ada pembayaran di muka, tetapi mereka adalah penipu , karena mereka kemudian akan meminta pembayaran biaya lisensi dan biaya transfer, jadi berhati-hatilah terhadap Perusahaan Pinjaman yang curang itu.
Perusahaan pinjaman yang nyata dan sah, tidak akan menuntut pembayaran konstan dan mereka tidak akan menunda pemrosesan transfer pinjaman, jadi harap bijak.
Beberapa bulan yang lalu saya tegang secara finansial dan putus asa, saya telah ditipu oleh beberapa pemberi pinjaman online, saya hampir kehilangan harapan sampai Tuhan menggunakan teman saya yang merujuk saya ke pemberi pinjaman yang sangat andal bernama Ms. Cynthia, yang meminjamkan saya pinjaman tanpa jaminan sebesar Rp800,000,000 (800 juta) dalam waktu kurang dari 24 jam tanpa konstan pembayaran atau tekanan dan tingkat bunga hanya 2%.
Saya sangat terkejut ketika saya memeriksa saldo rekening bank saya dan menemukan bahwa jumlah yang saya terapkan dikirim langsung ke rekening bank saya tanpa penundaan.
Karena saya berjanji bahwa saya akan membagikan kabar baik jika dia membantu saya dengan pinjaman, sehingga orang bisa mendapatkan pinjaman dengan mudah tanpa stres atau penipuan
Jadi, jika Anda memerlukan pinjaman apa pun, silakan hubungi dia melalui email nyata: cynthiajohnsonloancompany@gmail.com dan atas karunia Allah, ia tidak akan pernah mengecewakan Anda dalam mendapatkan pinjaman jika Anda mematuhi perintahnya.
Anda juga dapat menghubungi saya di email saya: ladymia383@gmail.com dan Sety yang memperkenalkan dan memberi tahu saya tentang Ibu Cynthia, ini emailnya: arissetymin@gmail.com
Yang akan saya lakukan adalah mencoba untuk memenuhi pembayaran cicilan pinjaman saya yang akan saya kirim langsung ke rekening perusahaan setiap bulan.
Sepatah kata cukup untuk orang bijak.